UTS


LOAD CELL

Rangkaian ini merupakan rangakain dari aplikasi sensor Load Cell
Dimana untuk Load Cell nya sendiri menggunakan strain gage, yang prinsip kerjanya berdasarkan jembatan wheatsone.
Komponen-komponen pada rangkaian ini diantaranya:

1. Potensiometer
Potensiometer (POT) adalah salah satu jenis Resistor yang Nilai Resistansinya dapat diatur sesuai dengan kebutuhan Rangkaian Elektronika ataupun kebutuhan pemakainya. Potensiometer merupakan Keluarga Resistor yang tergolong dalam Kategori Variable Resistor. Secara struktur, Potensiometer terdiri dari 3 kaki Terminal dengan sebuah shaft atau tuas yang berfungsi sebagai pengaturnya. Gambar dibawah ini menunjukan Struktur Internal Potensiometer beserta bentuk dan Simbolnya.

                                          

Struktur Potensiometer beserta Bentuk dan Simbolnya
Pada dasarnya bagian-bagian penting dalam Komponen Potensiometer adalah :
1. Penyapu atau disebut juga dengan Wiper
2. Element Resistif
3. Terminal

Prinsip Kerja (Cara Kerja) Potensiometer
Sebuah Potensiometer (POT) terdiri dari sebuah elemen resistif yang membentuk jalur (track) dengan terminal di kedua ujungnya. Sedangkan terminal lainnya (biasanya berada di tengah) adalah Penyapu (Wiper) yang dipergunakan untuk menentukan pergerakan pada jalur elemen resistif (Resistive). Pergerakan Penyapu (Wiper) pada Jalur Elemen Resistif inilah yang mengatur naik-turunnya Nilai Resistansi sebuah Potensiometer.

2. ADC C0804

Analog To Digital Converter (ADC) adalah pengubah input analog menjadi kode – kode digital. ADC banyak digunakan sebagai Pengatur proses industri, komunikasi digital dan rangkaian pengukuran/ pengujian. Umumnya ADC digunakan sebagai perantara antara sensor yang kebanyakan analog dengan sistim komputer seperti sensor suhu, cahaya, tekanan/ berat, aliran dan sebagainya kemudian diukur dengan menggunakan sistim digital (komputer).

3, 74LS248
Dekoder BCD ke 7 Segmen digunakan untuk mengubah masukan yang berupa sandi Binary Coded Decimal (BCD) menjadi sandi yang sesuai dengan format 7 segmen. Decoder 74248 mempunyai empat buah data masukan, masing-masing A, B, C, dan D tujuh buah keluaran yaitu : a, b, c, d, e, f dan beberapa kaki untuk kendali yaitu LT, RB In (RBI), RB Out (RBO). Konfigurasi kaki IC 74LS248 ditunjukan pada gambar berikut.

Konfigurasi Pin Dekoder BCD ke 7 Segmen 74LS248




Fungsi Setiap Kaki Pada Dekoder 74LS248 :
  • Kaki A0 – A3 berfungsi sebagai jalur masukan data BCD 4 bit.
  • Kaki RBI berfungsi sebagai masukan kontrol Riple Blanking Input.
  • Kaki LT berfungsi sebagai masukan kontrol Lamp Test.
  • Kaki BI/RBO berfungsi sebagai masukan kontrol Blanking Input atau Riple Blanking Output.
  • Kaki a – g berfungsi sebagai keluaran untuk penampil 7 segmen common anode

4. 7 segment

Seven segment tidak lain adalah sebuah penampil beri delapan buah LED yang tersusun membentuk angka delapan. Setiap LED yang menyusunnya diberikan lebel dari ‘a’ sampai ‘h’ dengan salah satu terminal LED dihubungkan menjadi satu sebagai kaki common.
                                         
Pada seven segment common anoda, untuk mengaktifkan karakter display seven segmentdiperlukan logika low (0) pada jalur A - F
                                          

RANGKAIAN



LINK DOWNLOAD
File rangkaian - Download
File HMTL - Download
Video - Download

Tidak ada komentar:

Posting Komentar